Plagiarism Policy

Advanced Studies in Multidisciplinary Research berkomitmen untuk menjaga integritas ilmiah dan menolak segala bentuk plagiarisme dalam proses publikasi. Setiap naskah yang dikirimkan harus merupakan karya asli penulis dan bebas dari pelanggaran etika akademik.


1. Definisi Plagiarisme

Plagiarisme adalah tindakan mengambil atau menggunakan ide, data, tulisan, atau karya orang lain tanpa memberikan pengakuan yang semestinya. Bentuk plagiarisme meliputi:

  • Penyalinan langsung (copy-paste) tanpa sitasi
  • Parafrase tanpa mencantumkan sumber
  • Penggunaan data atau hasil penelitian tanpa izin
  • Publikasi ganda (duplicate publication)
  • Self-plagiarism (menggunakan kembali karya sendiri tanpa referensi yang jelas)

2. Pemeriksaan Plagiarisme

Setiap naskah akan diperiksa menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme seperti:

  • Turnitin
  • iThenticate
  • atau perangkat sejenis lainnya

3. Batas Toleransi

Jurnal ini menetapkan batas maksimal tingkat kesamaan (similarity index) sebagai berikut:

  • ≤ 20% (di luar daftar pustaka dan kutipan langsung) → dapat diproses
  • 21% – 30% → perlu revisi dan klarifikasi
  • > 30% → naskah ditolak

Editor memiliki kewenangan untuk menilai apakah kesamaan tersebut masih dapat diterima secara akademik.


4. Tindakan terhadap Plagiarisme

Apabila ditemukan indikasi plagiarisme:

  • Sebelum publikasi: naskah akan ditolak dan dikembalikan kepada penulis
  • Setelah publikasi: artikel akan ditarik (retracted) dan diumumkan secara resmi

Dalam kasus pelanggaran serius, jurnal dapat:

  • Melarang penulis mengirimkan naskah dalam periode tertentu
  • Melaporkan pelanggaran kepada institusi terkait

5. Tanggung Jawab Penulis

Penulis bertanggung jawab untuk:

  • Memastikan keaslian naskah
  • Mengutip semua sumber secara benar
  • Menggunakan perangkat cek plagiarisme sebelum submit

6. Komitmen Etika

Jurnal ini mengikuti pedoman Committee on Publication Ethics (COPE) dalam menangani kasus plagiarisme dan pelanggaran etika publikasi lainnya.